Rabu, 30 April 2014

Persiapan Ulang Tahun Nindya Aprilia Annisa Nuhan

Malam itu (26 April 2014) ditempat kami tinggal tampak sibuk sekali... yaaa karena saat itu kami sedang menyiapakan perayaan ulang tahun putri kami tercinta, Nindya Aprilia Annisa Nuhan.
tapi persiapan itu sebenarnya sudah jauh-jauh hari kami kerjakan sedikit-sedikit, seperti membuat konsep undangan, megerjakan design undangan, sampai mencetak undangan tesebut.
Undangan Nindya
Undangan Nindya
Untuk design undangan sengaja saya buat 2 macam design dengan photo yang berbeda, agar lebih dapat  berekspresi, undangan sendiri saya buat menjadi 2 bagian, dimana bagian depan dan bagian belakang.

Senin, 16 Desember 2013

Bupati Kapuas Adventure Trail 2013



KAPUAS,  kurang lebih 400 an Rider dari berbagai daerah di Kaliamtan Tengah - Kalimantan Selatan turut ambil bagian dalam event "One Day BUPATI KAPUAS Adventure Trail 2013" sabtu 02 November 2013.
Event yang diselanggarakan Oleh K-TAC ini mengambil start dan finish di dekat Stadion Olah Raga, Kota Kuala Kapuas. Sejak pagi Para Raider sudah berkumpul, tak mau ketinggalan Bupati Pulang Pisau beserta jajarannya turut ambil serta dalam event ini.

Dalam event yang bertajuk " ALUH HEKA ATEI SANANG" ini kami pun turut ambil bagian, diantaraya ada Raider PONCO, GEMBUL, ROBBY, dan RICKY. dengan melewati rute yang sudah ditentukan oleh panitia penyelenggara. tidak sedikit juga terdapat para raider yang mengalami Trauble Engine, dan terjatuh.dengan melewati hutan dan sawah-sawah membuat semangat para raider terus memacu kendaraannya untuk mencapai digaris finish.


Sayangnya dari kami berempat tidak ada satupun yang akhirnya dapat membawa hadiah baik hiburan maupun utama pulang kembali ke Palangka Raya..... hahahaha.... tapi tak apalah yang penting "Aluh Heka Atei Sanang"











Minggu, 04 November 2012

Wedding Susanty & Tony


Jum’at 26 Oktober 2012 siang dimana bertepatan dengan Perayaan Hari Idul Adha Crew GFR bersiap-siap meluncur menuju jalang Tangkalasa untuk loading peralatan dokumentasi untuk sebuah acara pernikahan, kurang lebih hampir 2 jam semua rampung dan siap, tinggal menunggu waktu peliputan acara pernikahan tersebut dilaksanakan.
Pada pukul tiga siang kami bertiga (Crew GFR, Mario-Ricky-Dido) kami meluncur menuju jalan Mahir Mahar, yaitu tempat pihak keluarga calon penganten mempelai Pria, karena kegiatan peliputan akan di mulai dari tempat tersebut.  Tampak terlihat para keluarga sudah berkumpul, kami pun langsung turun dan mulai mengambil beberapa gambar dan visual video. Pada saat kami berniat ingin mengambil gambar calon penganten pria ternyata penganten prianya tidak di tempat... kami bingung dan bertanya-tanya sambil bercanda.... “apakah dia kaborrrrr?”
Kemudian saya mengambil inisiatif untuk menghubungi yang bersangkutan, guna memastikan posisinya sekarang. Kemudian saya menekan nomor tujuan pada tombol telpon seluler saya.... kemudian terdengar nada sambung....tut...tut....tut... ,”Halo... kamo dimana Gew?” “Ohh saya sedang dalam perjalan menuju rumah gew” jawabnya... “oke kami tonggo gew” jawabku, kemudian telepon tersebut saya tutup.....

Tidak berselang berapa lama, sebuah mobil datang, mata kami semua tertuju pada mobil tersebut , pintu tengah pun terbuka, dan dengan santainya seseorang dengan menggunakan baju warna merah, bermotif bintik Kal-Teng keluar sambil menutup wajahnya dengan sebuah saput tangan... sambil berkata sambil berlari ke dalam rumah“Akooo tidak maooo dilipottttttt” sontak kami pun tertawa.... wkwkwwkkw (pona uluh aingku) 

Rabu, 14 Desember 2011

Wedding Coverage Desember 2011

Liputan Wedding Tina dan Adhi 9-10 desember 2011

Adhi merupakan salah satu temanku semasa SD dulu, sedangkan Istrinya, Tina juga salah satu kerabat keluarga besarku dari Katingan, acara ini berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 9 s/d 10 desember, untuk Pelaksanaan prosesi Adat dilakukan di jalan Beruk Angis tepatnya dirumah keluarga Tiel D. Ginter yaitu rumah dari orang tua Agustina (Tina), acara duhadiri oleh keluarga besar dari kedua mempelai. Adhi merupakan putra kedua dari bapak Drs. Nebo F. Bodoi dan Ibu Ritha Yulin Sinta Binti (alm) kemudian acara pemberkatan dan peneguhan nikah serta catatan sipil dilaksanakan di gereja getsemani yang terletak di jalan Temanggung Jayakarti, tampak hadir teman kami semasa SD juga waktu itu Alex dan Istrinya. kemudian acara Resepsi dilanjutkan kembali di rumah mempelai wanita.

Kamis, 08 Desember 2011

Kerusuhan Sampit

untuk perspektif yg berbeda lihat
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1258061


Kerusuhan Sampit dengan korban ratusan jiwa ternyata hanya bermula dari perkelahian siswa SMK di Baamang. Perkelahian itu melibatkan anak warga Dayak dan Madura.


Ilustrasi
Perkelahian siswa itulah, yang kemudian memicu konflik antarkeluarga, antaretnis, hingga pembantaian sampai pengusiran puluhan ribu warga Madura. Anak polah, bapa kepradah. Pepatah Jawa yang berarti anak berbuat, orang tua ikut terlibat ini terjadi atas diri keluarga Matayo. Warga asal Madura yang sudah lama tinggal di Baamang, Sampit, ini tak terima anaknya berkelahi dengan anak warga Dayak. Tapi, keterlibatan Matayo atas perkelahian anaknya ini malah memicu kegeraman warga dayak. Lalu, dibuatlah perhitungan.
Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 (18 Februari) sekelompok pemuda Dayak menyerang dan membunuh Matayo. Tiga orang anggota keluarganya ikut tewas. Itu versi warga Madura. Versi warga Dayak agak berbeda lagi. Mereka bilang, eksekusi terhadap Matayo dan keluarganya terjadi karena yang bersangkutan sering melakukan tindak kriminal. Warga setempat pun jengkel karena sering dirugikan. Hanya empat jam, eksekusi Dayak terhadap Matayo ini menyebar.
Warga Madura tak bisa menerima. Sejumlah warga pendatang ini lantas menyatroni Ketua Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak, Seruyan Tengah, untuk membalas dendam. Lengkap dengan berbagai senjata, warga Madura ini minta Iniel menyerahkan pembunuh Matayo yang bersembunyi di rumahnya. Mereka mengancam akan membakar kalau pelaku tidak diserahkan.

Penelusuran lengkap sejarah Pertikaian Sampit, Asal Mula kerusuhan Sampit[KALTENG]

Kerusuhan yang terjadi di Sampit hanyalah salah satu rangkaian peristiwa kerusuhan yang terjadi oleh etnis
Madura yang sejak berdirinya Kalimantan Tengah telah melakukan lebih dari 16 (enam belas) kali kerusuhan
besar dan banyak sekali kerusuhan kecil yang banyak mengorbankan warga non Madura. Beberapa catatan hal
tersebut antara lain (di kutip dari Buku Merah: Konflik Etnik Sampit, Kronologi Kesepakatan Aspirasi
Masyarakat, Analisis, Saran; Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak dan Daerah Kalimantan Tengah
(LMMDDKT); Tahun 2001).

Tahun 1972 di Palangka Raya, seorang gadis Dayak digodai dan diperkosa, terhadap kejadian itu diadakan penyelesaian dengan mengadakan perdamaian menurut hukum adat.

Tahun 1982, terjadi pembunuhan oleh orang Madura atas seorang suku Dayak, pelakunya tidak tertangkap, pengusutan / penyelesaian secara hukum tidak ada.

Tahun 1983, di Kecamatan Bukit Batu, Kasongan, seorang warga Kasongan etnis Dayak di bunuh (perkelahian 1 (satu) orang Dayak dikeroyok oleh 30 (tigapuluh) orang madura). Terhadap pembunuhan atas

Kamis, 24 November 2011

wedding coverage II

 Wedding  Risti dan Micky (Shoestring) 5-6 Oktober 2011 :

Michael Shoestring adalah teman ku waktu kuliah di fakultas teknik kami sama2 satu jurusan, waktu semester awal kuliah kami sering mengerjakan tugas bersama-sama. Resepsi acara mickhael ini dilaksanakan di gedung Tambun Bungai Palangka Raya, teman-teman semasa kuliah juga banyak yang menghadiri undangan Michael tersebut, diantaranya ada Irwan Nyaru yang juga teman dekat Michael, Edy oktora Hanyi dkk, Ronald Valentino, Bertha dkk, Agu Suryano beserta Istri, Sahabat dekat ku Uder , Uda dan Suwandi Tinus.pada kesempatan ini kami teman-teman semasa kuliah juga tidak lupa untuk berfoto bersama.


Wedding Ucah-Desi 14 September 2011 :
Acara Pernikahan Ucah dan Desi dilangsungkan di jalan garuda Garuda XII, tepatnya dirumah kediaman mempelai wanita.. acara resepsi berlangsung dalam suasan yang meriah dan gembira, karena rekan-rekan yang hadir juga cukup banyak, ucah merupakan salah satu teman dekat ku, dimana kami juga masih ada hubungan kekerabatan.....istilahnya keluarga Tamput.....wkwkwkwkwk